Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan

TUGAS PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PRAKTIK LAB6

Buat Program penggajian karyawan dengan ketentuan
Gaji jabatan :
- Direktur = 3jt
- Manajer = 2,5jt
- HRD = 2jt
jika memiliki tanggungan untuk :
anak & istri, mendapat tunjangan = 500rb
hanya istri, mendapat tunjangan = 300rb
hanya anak, tidak mendapat tunjangan
upah lembur = 50rb/jam
jika lembur >5jam maka mendapat bonus 100000
image
SINTAKS :
using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using System.Text;
namespace ConsoleApplication1
{
class Program
{
static void Main(string[] args)
{
int x;
Console.WriteLine(" PT. UTY MAJU");
Console.WriteLine(" Jl. Ringroad Utara-Jombor-Sleman");
Console.WriteLine(" Yogyakarta");
Console.WriteLine("=================================================");
Console.WriteLine("Nama : Saikun / 3115121001");
Console.WriteLine("");
Console.WriteLine(" PROGRAM GAJI KARYAWAN");
Console.WriteLine("-------------------------------------------------");
Console.WriteLine("Pilihan Jabatan : a. Direktur");
Console.WriteLine(" b. Manajer");
Console.WriteLine(" c. HRD");
Console.WriteLine("");
Console.WriteLine("Jenis Tanggungan : 1. Anak dan Istri");
Console.WriteLine(" 2. Hanya Istri");
Console.WriteLine(" 3. Hanya Anak");
Console.WriteLine("");
Console.WriteLine("--------------------------------------------------");
Console.Write("Input Jumlah Karyawan : ");
x = int.Parse(Console.ReadLine());
var Nomor = new Int32[x];
for (int i = 0; i < Nomor.Length; i++)
{
string nama;
int perjam, honor, lembur, total;
perjam = 50000;
Console.Write("Nama Karyawan : ");
nama = Console.ReadLine();
string c;
int gapok;
Console.Write("Pilihan Jabatan : ");
c = Console.ReadLine();
string tg;
int tunj;
Console.Write("Jenis Tanggungan : ");
tg = Console.ReadLine();
Console.Write("Jumlah jam kerja : ");
int jjk = int.Parse(Console.ReadLine());
Console.WriteLine("");
Console.WriteLine("--------------------------------------------------");
Console.WriteLine("Hasil Output");
Console.WriteLine("--------------------------------------------------");
//Skrip menu jabatan
Console.WriteLine("Nama : " + nama);
if (c == "a")
{
Console.WriteLine("Jabatan : Direktur");
gapok = 3000000;
Console.WriteLine("Gaji Pokok : " + gapok.ToString());
}
else if (c == "b")
{
Console.WriteLine("");
Console.WriteLine("Jabatan : Manajer");
gapok = 2500000;
Console.WriteLine("Gaji Pokok : " + gapok.ToString());
}
else if (c == "c")
{
Console.WriteLine("Jabatan : HRD");
gapok = 2000000;
Console.WriteLine("Gaji Pokok : " + gapok.ToString());
}
else
{
Console.WriteLine("Pilihan anda tidak ditemukan");
}
//skrip menu tunjangan
if (tg == "1")
{
Console.WriteLine("Jenis Tanggungan : Anak dan Istri");
tunj = 500000;
Console.WriteLine("Tunjangan : " + tunj.ToString());
}
else if (tg == "2")
{
Console.WriteLine("");
Console.WriteLine("Jenis Tanggungan : Hanya Istri");
tunj = 300000;
Console.WriteLine("Tunjangan : " + tunj.ToString());
}
else if (tg == "3")
{
Console.WriteLine("Jenis Tanggungan : Hanya Anak");
tunj = 0;
Console.WriteLine("Tunjangan : " + tunj.ToString());
}
else
{
Console.WriteLine("Pilihan anda tidak ditemukan");
}
Nomor[i] = jjk;
if (jjk >= 5)
{
lembur = (jjk*i) + 100000 + perjam;
}
else if (jjk < 5)
{
lembur = (jjk * i) + perjam;
}
else
{
lembur = 0;
}
honor = jjk * perjam;
total = honor + lembur;
Console.WriteLine("Jumlah jam kerja : " + jjk);
Console.WriteLine("Honor perjam : " + perjam);
Console.WriteLine("Honor Lembur : " + honor);
Console.WriteLine("Total : " + total);
Console.WriteLine("--------------------------------------------------");
Console.WriteLine("");
}
Console.ReadLine();
}
}
}

RISET OPERASI

Sejarah Riset Operasi
Riset operasi dimulai sejak revolusi industry dilakukan. Dunia usaha mengalami perubahan dalam hal ukuran (besarnya) dan kompleksitas organisasi-organisasi perusahaan. Bagian yang mengalami perubahan yang cukup menyolok adalah perkembangan dalam pembagian kerja dan segmentasi tanggung jawab manajemen dalam organisasiorganisasi tersebut. Disisi lain, organisasi-organisasi (perusahaan) pada saat ini harus beroperasi di dalam situasi dan kondisi lingkungan bisnis yang dinamis dan selalu bergejolak, serta siap untuk berubah-ubah. Perubahan-perubahan tersebut terjadi sebagai akibat dari kemajuan teknologi yang begitu pesat ditambah dengan dampak dari beberapa faktor-faktor lingkungan lainnya seperti keadaan ekonomi, politik, sosial dan sebagainya. Perkembangan Kemajuan teknologi tersebut telah menghasilkan dunia komputerisasi. Buah-buah pembangunan telah melahirkan para pimpinan dan pengambilan keputusan, para peneliti, perencana dan pendidik untuk memikirkan serta memcahkan/menganalisis permasalahan, mengambil langkah-langkah dan strategi yang tepat serta target yang sesuai secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan, yakni hasil yang memuaskan. Hasil yang memuaskan tersebut adalah hasil yang optimal yang berarti dampak positipnya maksimum dan dampak negatipnya minimum.
Pola berpikir, pola analisis dan pemecahan masalah, pola pengambilan langkah-langkah, serta pola penyusunan strategi dan target secara sistematis tersebut, disebut sebagai pola pendekatan ilmiah.
Arti riset operasi (operations research) telah banyak didefinisikan oleh beberapa ahli.
Ø Morse dan Kimball mendefinisikan riset operasi sebagai metode ilmiah (scientific method) yang memungkinkan para manajer mengambil keputusan mengenai kegiatan yang mereka tangani dengan dasar kuantitatif. Definisi ini kurang tegas karena tidak tercermin perbedaan antara riset operasi dengan disiplin ilmu yang lain.
Ø Churchman, Arkoff dan Arnoff pada tahun 1950-an mengemukakan pengertian riset operasi sebagai aplikasi metode-metode, teknik-teknik dan peralatan-peralatan ilmiah dalam menghadapi masalah-masalah yang timbul di dalam operasi perusahaan dengan tujuan ditemukannya pemecahan yang optimum masalah-masalah tersebut.
Ø Miller dan M.K. Starr mengartikan riset operasi sebagai peralatan manajemen yang menyatukan ilmu pengetahuan, matematika, dan logika dalam kerangka pemecahan masalah-masalah yang dihadapi sehari-hari, sehingga akhirnya permasalahan tersebut dapat dipecahkan secara optimal.
Dari ketiga definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa riset operasi berkenaan dengan pengambilan keputusan yang optimal dalam, dan penyusunan model dari sistem-sistem baik yang diterministik maupun probabilistik yang berasal dari kehidupan nyata. Atau dunia pengelolaan atau dunia usaha yang memakai pendekatan ilmiah atau pendekatan sistematis disebut riset operasi (Operations Resech).
Tim-tim riset operasi dalam lingkungan dunia bisnis ini menandai kemajuan teknik-teknik riset operasi. Sebagai contoh utama adalah metode simpleks untuk pemecahan masalah-masalah linear programming, yang dikembangkan oleh George Dantzig dalam tahun 1947. Disamping itu banyak peralatan-peralatan riset operasi standar, seperti linear programming, dynamic programming, teori antrian dan teori pengendalian persediaan telah dikembangkan sebelum akhir tahun 1950-an.
Dalam hal ini termasuk menentukan pilihan dari alternatif-alternatif yang ada secara umum meliputi langkah-langkah:
:
1. Identifikasi masalah
Identifikasi masalah terdiri dari :
Penentuan dan perumusan tujuan yang jelas dari persoalan dalam sistem model yang dihadapi. Identifikasi perubah yang dipakai sebagai kriteria untuk pengambilan keputusan yang dapat dikendalikan maupun yang tidak dapat dikendalikan. Kumpulkan data tentang kendala-kendala yang menjadi syarat ikatan terhadap perubah-perubah dalam fungsi tujuan sistem model yang dipelajari.
2. Penyusunan model
Penyusunan model terdiri dari :
Memilih model yang cocok dan sesuai dengan permasalahannya. Merumuskan segala macam faktor yang terkait di dalam model yang bersangkutan secara simbolik ke dalam rumusan model matematika. Menentukan perubah-perubah beserta kaitan-kaitannya satu sama lainnya. Tetapkan fungsi tujuan beserta kendala-kendalanya dengan nilai-nilai dan perameter yang jelas.
3. Analisa model
Analisa model terdiri dari tiga hal penting, yaitu :
· Melakukan anlisis terhadap model yang telah disusun dan dipilih.
· Memilih hasil-hasil analisis yang terbaik (optimal).
· Melakukan uji kepekaan dan anlisis postoptimal terhadap hasil-hasil terhadap analisis model.
4. Pengesahan model
Analisis pengesahan model menyangkut penilaian terhadap model tersebut dengan cara mencocokannya dengan keadaan dan data yang nyata, juga dalam rangka menguji dan mengesahkan asumsi-asumsi yang membentuk model tersebut secara struktural (yaitu perubahnya, hubungan-hubungan fungisionalnya, dan lain-lain).
5. Implementasi hasil
Hasil-hasil yang diperoleh berupa nilai-nilai yang akan dipakai dalam kriteria pengambilan keputusan merupakan hasil-hasil analisis yang kiranya dapat dipakai dalam perumusan keputusan yang kiranya dapat dipakai dalam perumusan strategi-strategi, target-target, langkah-langkah kebijakan guna disajikan kepada pengambilan keputusan dalam bentuk alternatif-alternatif pilihan.

Tugas Pemograman dasar

Hemmm,…lagi rajin” nya nulis blog lumayan dah dapat 10 materi untuk hari ini,..okeh pada kesempatan kali ini saya akan memposting program delphi yang berisi perhitungan nilai mahasiswa dan Program Input nilai X dan Y pada bidang kartesian. dulu ini merupakan tugas pada mata kuliah pemograman dasar.

oke monggo disimak,…kalau mau lebih jelasnya nanti bisa download di link dibawah.  

FORM 1
unit UTS;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs, StdCtrls, jpeg, ExtCtrls;
type
TForm1 = class(TForm)
Panel1: TPanel;
Label1: TLabel;
Label2: TLabel;
Panel2: TPanel;
Panel3: TPanel;
Panel4: TPanel;
Image2: TImage;
Label3: TLabel;
Label4: TLabel;
Edit1: TEdit;
Edit2: TEdit;
Button1: TButton;
Button2: TButton;
Button3: TButton;
Image1: TImage;
Image3: TImage;
Image4: TImage;
procedure Button1Click(Sender: TObject);
procedure Button2Click(Sender: TObject);
procedure Button3Click(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
implementation
uses UTS2;
{$R *.dfm}
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var
user,user_id,pswd,pswd_id:string;
begin
user:='saychun';
pswd:='12345';
user_id:=Edit1.Text;
pswd_id:=Edit2.Text;
if (user=user_id)and(pswd=pswd_id) then
form2.show
else
application.MessageBox('Password Salah..!!','Informasi',MB_ICONQUESTION or MB_OK);
edit1.Text:='';
Edit2.Text:='';
Edit1.SetFocus;
form1.hide
end;
procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
Edit1.Text:='';
Edit2.Text:='';
Edit1.setfocus
end;
procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
var
keluar:integer;
begin
keluar:=Application.MessageBox('Anda Yakin Mau Keluar...?','Konfirmasi',MB_ICONQUESTION or MB_YESNO);
if keluar=idyes then
Application.Terminate
end;
end. 

Setelah login berhasil maka akan keluar tampilan menu utama

 Tampilan form menghitung nilai mahasiswa

Tampilan form input nilai x dan y pada bidang kartesian


Program Pascal

Program jumlah menghitung 5 bilangan dengan while-do
uses wincrt ;
var
a,s,n,j: integer;
begin
n:=4;
while s<=n do
begin
s:= s+1;
write('Bilangan yang ke ',s,' :'); readln (a);
j:=j + a;
end;
writeln ('Jumlah = ',j);
end.

Program jumlah menghitung 5 bilangan dengan repeat-until
uses wincrt;
var
a,b,s,j: integer;
begin
s:=5;
b := 1;
repeat
begin
write('Bilangan Yang Ke ',b,' :'); readln (a);
j:=j + a;
b:= b+1;
end;
until b > s;
writeln ('Jumlah = ',j);
end.

Program jumlah menghitung Rata-rata dari 100 bilangan dengan while-do
uses wincrt ;
var
k,n,x,j: integer;
rt:real;
begin
n:=99;
k:=0;
while k<=n do
begin
k:= k+1;
write('Bilangan Yang ke ',k,' :'); readln (x);
j:=j + x;
end;
rt := j / (n+1);
writeln ('Rata-Ratanya Adalah = ',rt:2:0);
end.

Program jumlah menghitung Rata-rata dari 100 bilangan dengan repeat-until
uses wincrt;
var
a,b,s,j: integer;
rt:real;
begin
s:=100;
j := 0;
b := 1;
repeat
begin
write('Bilangan Yang Ke ',b,' :'); readln (a);
j:=j + a;
b:= b+1;
rt:=j/s;
end;
until b > s;
writeln ('Rata-ratanya Adalah = ',rt:2:0);
end.

HUKUM CODDS

13 hukum codds adalah sebuah kumpulan 13 aturan yang diajukan oleh Edgar F. "Ted" Codd, pionir di bidang model relasional untuk sistem basisdata, yang di desain untuk menetapkan kriteria-kriteria yang di butuhkan dari sebuah manajemen sistem basisdata agar dapat dikatakan sebagai relasional. Misalnya RDBMS. 

Codds mengajukan hukum-hukum ini sebagai bagian dari kampanye personal yang dilakukan untuk menjaga visinya atas konsep basisdata relasional agar tidak hanya menjadi bias, sebagaimana banyak vendor-vendor database yang berseteru pada awal tahun 1980-an dalam mempaketkan produk-produk basisdata dengan kata-kata relasional. Dalam kenyataannya ke 13 hukum tersebut sangat ketat, bahkan sebuah sistem yang hanya memiliki antarmuka dengan menggunakan bahasa SQL pun gagal memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan.

Hukum-hukum Codds
 
1. Hukum 0, suatu sistem harus memenuhi kualifikasi sebagai relasional, sebagai basisdata, dan sebagai sebuah sistem manajemen.
Agar sebuah sistem dapat dikatakan sebagai sebuah sistem manajemen berbasis relasional (RDBMS), sistem tersebut harus menggunakan fasilitas relasionalnya secara penuh untuk memanajemen sistem berbasisdata.

2. Hukum 1, hukum informasi
Seluruh informasi yang terdapat dalam basisdata harus bisa direpresentasikan hanya dalam satu cara, yaitu dalam bentuk nilai-nilai yang terisi dalam bentuk tabular baris dan kolom.

3. Hukum 2, hukum jaminan akses
Seluruh data harus bisa diakses tanpa ada kerancuan, hukum ini merupakan sebuah penegasan dari kebutuhan mendasar atas senuah kunci primer. Hukum tersebut menjelaskan bahwa setiap nilai skalar dalam basisdata haruslah memiliki alamat secara loikal dengan cara menspesifikasikan nama dari tabel, nama dari kolom, dan nilai kunci priemer dari baris data dalam tabel tersebut.

4. Hukum 3, Perlakuan sistematik terhadap nilai null
Sebuah sistem manajemen basisdata harus mengijinkan setiap field terisi dengan nilai null (kosong). Secara spesifik, ia harus mendukung representasi dari “hilangnya informasi atau tidak kebergunaannya suatu informasi” secara sistematis, membedakan dengan jelas dari nilai-nilai yang lain.

5. Hukum 4, Katalog online yang aktif haruslah berbasis relasional
Hukum harus mendukung sebuah katalog relasional yang bersifat online, inline yang bisa di akses oleh pengguna yang sah dalam arti melalui bahasa query reguler. Lebih jelas lagi, pengguna harus dapat mengakses struktur data tersebut dengan cara yang sama menggunakan bahasa query yang digunakan pula untuk mengakses data.

6. Hukum 5, Hukum sub-bahasa data yang komprehensif
Sistem setidaknya harus mendukung satu bahasa relasional yang memiliki sintaksis linear, dapat digunakan baik secara interaktif maupun melalui program aplikasi, dan mendukung pendefinisian data (termasuk pendefinisan view), operasi manipulasi data, aspek kemanan dan pembatasan integritas, operasi-operasi manajemen transaksi (begin, commit, dan rollback).

7. Hukum 6, hukum pembaruan/update view
Semua view yang secara teoritis dapat di update dalam implementasinya juga harus dapat di update oleh sistemnya.

8. Hukum 7, level tingkat tinggi dalam operasi insert, update, dan delete.
Sistem harus mendukung serangkaian operasi-operasi insert, update, dan delete dalam satu waktu masa yang sama.

9. Hukum 8, data secara fisik bersifat independent
Perubahan pada level fisik (bagaimana suatu data disimpan menggunakan larik atau senarai berantai) harus tidak mengakibatkan perubahan pada struktur aplikasi pada level yang lebih tinggi.

10. Hukum 9, data secara logikal bersifat independent
Perubahan pada level logikal (tabel, kolom, dan baris) harus tidak mengakibatkan perubahan pada struktur di sisi aplikasi pada level yang lebih tinggi. Hukum ini relatif lebih sulit dicapai dibandingkankan dengan hukum nomer 8.

11. Hukum 10, integritas data bersifat independen
Integritas data harus dispesifikasikan secara terpisah dari program aplikasi dan disimpan dalam katalog/struktur dan harus memungkinkan untuk melakukan perubahan terhadap struktur tersebut ketika dibutuhkan tanpa memengaruhi aplikasi yang telah ada.

12. Hukum 11, Distribusi yang bersifat independen
Distribusi atas sebagian dari basisdata ke berbagai lokasi harus dapat diatur sedemikian rupa sehingga tidak terlihat oleh pengguna dari basisdata tersebut. Begitu pula aplikasi-aplikasi yang ada harus tetap dapat beroperasi secara normal seperti biasanya ketika:
(a) saat versi dari DBMS yang terdistribusi pertamakali diperkenalkan; dan/ataupun
(a) ketika data-data yang terdistribusi tersebut diredistribusikan ke seluruh sistem.

13. Hukum 12, Hukum nonsubversion
Jika sebuah sistem menyediakan antarmuka tingkat rendah, maka antarmuka tersebut tidak dapat digunakan untuk menggagalkan sistem, sebagai contoh, membypass aturan-aturan yang terkait dengan keamanan data, ataupun integritasnya.

SIZE ORIENTED DAN FUNCTION POINT


BAB IV
PENGUKURAN (SIZE ORIENTED DAN FUNCTION POINT)

4.1 SIZE ORIENTED 
  • Size Oriented (SO)
  1. Produktifitas = LOC / Usaha = 2300 / 4 = 575
  2. Kualitas = Kesalahan / LOC = 65 / 2300 = 0.0282 (0.0282 x 100% = 2.82) jadi nilai kualitas nya adalah 100% - 2.82% = 97.18 %
  3. Biaya (Cost) = Dana / LOC = 35.000.000 / 2300 = Rp 15.217,- Jadi biaya bias dibulatkan menjadi Rp. 15.000,-
  4. Dokumen = S hal / LOC = 250 / 2300 = 0.1086
4.2 FUNCTION POINT
Akan dibangun sebuah website dalam pengelolahan Sistem Informasi dan Reservasi Rental Mobil yang direncanakan untuk mengelola jumlah mobil yang akan disewakan serta fasilitas yang disediakan dan sebagainya. Dalam website ini sangat memungkinkan berinteraksi dengan pelanggan secara online jadi dari pihak pelanggan akan merasa diuntungkan karena bisa mengakses dari jauh dan bertransaksi langsung tanpa harus mendatangi tempat rental mobil tersebut. 

TAHAP 1. Menghitung Crude Function Points (CFP)

 Crude Function Points (CFP) yang didapat 646
TAHAP 2. Menghitung Relative Complexity Adjustment Factor (RCAF)


TAHAP 3. Menghitung Function Point (FP)
 
FP = CFP x (0.65 + 0.01 x RCAF)
     = 646 x (0.65 + (0.01 x 45))
      = 710.6

Nilai FP untuk proyek Software dalam pengelolahan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia adalah  710.6 FP

TAHAP 4. Konversi FP menjadi Biaya 

Misalkan kita mempunyai table yang berisikan tarif untuk setiap nilaI FP sebagai berikut

Tabel tarif tersebut dihasilkan berdasarkan data history atau pengalaman dari perusahaan sendiri dalam developing software atau pengalaman perusahaan lain. Setiap perusahaan bisa berbeda-beda tarifnya karena bersifat subyektif,

Proyek Software dalam pengelolahan Sistem Informasi dan Reservasi Rental Mobil adalah 710.6 FP dengan Tarif Rupiah/FP untuk jenis Sistem Informasi adalah Rp. 50.000.  Maka Dapat dihasilkan sebagai berikut.
  • Estimasi Biaya Development Software : Rp 50.000 x 710.6 = Rp. 35.530.000
  • Estimasi Khusus Produksi Software : 1 Jam x 710.6 = 710 Jam atau 88 Hari Kerja (Asumsi 1 Hari Kerja sama dengan 8 Jam) atau 3 Bulan (Asumi 1 bulan 25 Hari Kerja)

BAB V
STRATEGI PERENCANAAN

Perencanaan yang dilakukan dimaksudkan untuk mengoptimalkan efisiensi dan keuntungan dengan memperhatikan segitiga proyek (The Project Triangle) yaitu :

- Time : penjadwalan tugas, penentuan durasi, ketergantungan tugas
- Money : anggaran belanja, sumber daya
- Scope : pekerjaan

Strategi perencanaan yang digunakan menerapkan beberapa strategi anatara lain :
1. Hasil tujuan
2. Asumsi/tanggapan
3. Pembatasan
4. Area/cakupan berhubungan antara sistem dengan pelanggan.

Tahapan perencanaan proyek secara garis besar meliputi langkah-langkah berikut ini:
1. Penentuan area/cakupan proyek
2. Pendefinisian tugas-tugas, teknik/tool : WBS, Project Network Diagram
3. Pendefinisian sumber daya
4. Penjadwalan, teknik/tool : PERT, CPM, Gantt Chart
5. Penentuan anggaran


BAB VI
MANAJEMEN RESIKO

 Tabel 6.1 Manajemen Resiko

Perhitungan Backpropagation

Contoh:
Gunakan backpropagation dengan sebuah layer tersembunyi (dengan 3 unit), untuk mengenali fungsi logika XOR dengan 2 masukan X1 dan X2. Buatlah iterasi untuk menghitung bobot jaringan untuk pola pertama (X1=1, X2=1 dan t=0). Gunakan laju pemahaman α=0.2.
Penyelesaian




Bobot-bobot diberikan nilai acak dengan range -1 sampai dengan 1. Missal bobot dari layer input ke layer tersembunyi seperti pada table a dan bobot-bobot dari layer tersembunyi ke layer output seperti pada table b.


Langkah 0
Inisialisasi semua bobot dengan bilangan acak kecil.
Table a

z1 Z2 Z3
X1 0.2 0.3 -0.1
X2 0.3 0.1 -0.1
1 -0.3 0.3 0.3

Table b

Y
Z1 0.5
Z2 -0.3
Z3 -0.4
1 -0.1

Langkah 1
Jika kondisi penghentian belum terpenuhi, lakukan langkah 2 sampai dengan 8

Langkah 2
Untuk setiap pasang data pelatihan, lakukan langkah 3 sampai dengan 8
Fase I: Propagasi Maju

Langkah 3
Tiap unit masukkan menerima sinyal dan meneruskan ke unit tersembunyi

Langkah 4
Hitung semua keluaran di unit tersembunyi (Zj):














Langkah 5
Hitung semua jaringan di unit keluaran (yk)
 









Fase II : Propagasi Maju

Langkah 6
dk=(tk-yk) f’(y_netk)= (tk-yk) yk (1-yk)
d1=(t1-y1) f’(y_net1)= (t1-y1) y1 (1-y1)=(0-0,44) 0,44 (1-0,44)=-0,11
Δwkj= α dk zj
Δw10= α d1 (1)=0,2 . (-0,11) . (1)=-0,022
Δw11= α d1 (z1)=0,2 . (-0,11) . (0,55)=-0,01
Δw12= α d1 (z2)=0,2 . (-0,11) . (0,67)=-0,01
Δw13= α d1 (z3)=0,2 . (-0,11) . (0,52)=-0,01

Langkah 7
Hitung factor d unit tersembunyi berdasarkan kesalahan di setiap unit tersembunyi zj (j=1,2,3,…,p)









Faktor kesalahan unit tersembunyi
dj = d_netj f’(z_netj)= d_net zj (1-zj)
d1 = d_net1 z1 (1-z1)=(-0.055).0,55.(1-(0,55))=-0,01
d2 = d_net2 z2 (1-z2)=(0.033).0,67.(1-(0,67))=0,01
d3 = d_net3 z3 (1-z3)=(0.044).0,52.(1-(0,52))=0,01
Δvji=α djxi
Δv10=α d1=0,2*(-0,01)*1= -0,002
Δv20=α d2=0,2*(0,01)*1=0,002
Δv30=α d3=0,2*(0,01)*1=0,002
Δv11=α d1x1=0,2*(-0,01)*1=-0,002
Δv21=α d2x1=0,2*(0,01)*1=0,002
Δv31=α d3x1=0,2*(0,01)*1=0,002
Δv12=α d1x2=0,2*(-0,01)*1=-0,002
Δv22=α d2x2=0,2*(0,01)*1=0,002
Δv32=α d3x2=0,2*(0,01)*1=0,002
 
Fase III : Perubahan Bobot

Langkah 8 
Perubahan bobot garis yang menuju unit keluaran
wkj (baru)= wkj (lama) + Δwkj
w10 (baru)= w10 (lama) + Δw10= -0,1-0,022=-0,122
w11 (baru)= w11 (lama) + Δw11=0,5-0,01=0,49
w12 (baru)= w12 (lama) + Δw12=-0,3-0,01=0,31
w13 (baru)= w13 (lama) + Δw13=-0,4-0,01=0,41

Vji (baru)= vji (lama) + Δvji
V10 (baru)= v10 (lama) + Δv10 =-0,3-0,002=-0,302
V20 (baru)= v20 (lama) + Δv20 =0,3+0,002=0,302
V30 (baru)= v30 (lama) + Δv30 =0,3+0,0020,302
V11 (baru)= v11 (lama) + Δv11 =0,2-0,002=0,198
V21 (baru)= v21 (lama) + Δv21 =0,3+0,002=0,302
V31 (baru)= v31 (lama) + Δv31 =-0,1+0,002=-0,098
V12 (baru)= v12 (lama) + Δv12 =0,3-0,002=0,298
V22 (baru)= v22 (lama) + Δv22 =0,1+0,002=0,102
V32 (baru)= v32 (lama) + Δv32 =-0,1+0,002=-0,098
Untuk Pola yang kedua, X1=1, X2=0 dan t=1
 
Fase I: Propagasi Maju
Langkah 3
Tiap unit masukkan menerima sinyal dan meneruskan ke unit tersembunyi

Langkah 4
Hitung semua keluaran di unit tersembunyi (Zj):















Langkah 5
Hitung semua jaringan di unit keluaran (yk)
 









Fase II : Propagasi Maju

Langkah 6
dk=(tk-yk) f’(y_netk)= (tk-yk) yk (1-yk)
d1=(t1-y1) f’(y_net1)= (t1-y1) y1 (1-y1)=(0-0,44) 0,44 (1-0,44)=-0,11
Δwkj= α dk zj
Δw10= α d1 (1)=0,2 . (-0,11) . (1)=-0,022
Δw11= α d1 (z1)=0,2 . (-0,11) . (0,55)=-0,01
Δw12= α d1 (z2)=0,2 . (-0,11) . (0,67)=-0,01
Δw13= α d1 (z3)=0,2 . (-0,11) . (0,52)=-0,01

Langkah 7
Hitung factor d unit tersembunyi berdasarkan kesalahan di setiap unit tersembunyi zj (j=1,2,3,…,p)










Faktor kesalahan unit tersembunyi
dj = d_netj f’(z_netj)= d_net zj (1-zj)
d1 = d_net z1 (1-z1)=(-0.055).0,55.(1-(0,55))=-0,01
d2 = d_net z2 (1-z2)=(0.033).0,67.(1-(0,67))=0,01
d3 = d_net z3 (1-z3)=(0.044).0,52.(1-(0,52))=0,01

Δvji=α djxi
Δv10=α d1=0,2*(-0,01)*1= -0,002
Δv20=α d2=0,2*(0,01)*1=0,002
Δv30=α d3=0,2*(0,01)*1=0,002
Δv11=α d1x1=0,2*(-0,01)*1=-0,002
Δv21=α d2x1=0,2*(0,01)*1=0,002
Δv31=α d3x1=0,2*(0,01)*1=0,002
Δv12=α d1x2=0,2*(-0,01)*1=-0,002
Δv22=α d2x2=0,2*(0,01)*1=0,002
Δv32=α d3x2=0,2*(0,01)*1=0,002
 
Fase III : Perubahan Bobot

Langkah 8 
Perubahan bobot garis yang menuju unit keluaran
wkj (baru)= wkj (lama) + Δwkj
w10 (baru)= w10 (lama) + Δw10= -0,1-0,022=-0,122
w11 (baru)= w11 (lama) + Δw11=0,5-0,01=0,49
w12 (baru)= w12 (lama) + Δw12=-0,3-0,01=0,31
w13 (baru)= w13 (lama) + Δw13=-0,4-0,01=0,41

Vji (baru)= vji (lama) + Δvji
V10 (baru)= v10 (lama) + Δv10 =-0,3-0,002=-0,302
V20 (baru)= v20 (lama) + Δv20 =0,3+0,002=0,302
V30 (baru)= v30 (lama) + Δv30 =0,3+0,0020,302
V11 (baru)= v11 (lama) + Δv11 =0,2-0,002=0,198
V21 (baru)= v21 (lama) + Δv21 =0,3+0,002=0,302
V31 (baru)= v31 (lama) + Δv31 =-0,1+0,002=-0,098
V12 (baru)= v12 (lama) + Δv12 =0,3-0,002=0,298
V22 (baru)= v22 (lama) + Δv22 =0,1+0,002=0,102
V32 (baru)= v32 (lama) + Δv32 =-0,1+0,002=-0,098

Pola ke 2 X1=1, X2=0, t=1
Pola ke 3 X1=0, X2=1, t=1
Pola ke 4 X1=0, X2=0, t=0

MAKALAH SISTEM INFORMASI

Hay kamu,…?? iya kamu,…haha (sindrom dodit) stand up comedy4. okeh jumpa lagi, kali ini saya akan memposting tentang tugas kuliah SISTEM INFORMASI dimana pada saat menjelang UAS hampir semua mata kuliah yang saya ambil saling berebut tugas mana yang harus diselesaikan dahulu.

iyah semua harus kejar deadline,…nah berdasarkan dari pengalaman saya kali ini saya akan memberikan beberapa tugas makalah pada mata kuliah sistem informasi, semoga bisa meringankan tugas berat dari temen-temen semua…LETS GO !!


Berikut beberapa judul makalah, temen-temen bisa langsung sedot,..FREE.

Mungkin itu dulu yang bisa saya bagi disini,..jangan lupa mampir koment dulu ya gan. ;)

Manajemen Instalasi dan Komputer

Pada akhir kuliah Manajemen Instalasi dan Komputer atau biasa kita sebut MIK, diharuskan membuat sebuah tugas akhir dengan tema instalasi jaringan dan komputer dan bugdet nominal ditentukan oleh dosen. Pada kesempatan ini kelompok kami mendapat dana hibah 100jt,...waoo sangat lumayan bukan tapi tu hanya sebuah nominal saja,.dan diharuskan kita bisa mengelola dana tersebut untuk membangun sebuah proyek. berikut penjelasan dari proyek yang kita lakukan...cekidot!!

1.1. Ringkasan Proyek
Proyek Pembangunan Infrastruktur Jaringan Komputer Kantor Berbasis Client Server pada Rumah Warna merupakan proyek yang ditujukan untuk menggunakan teknologi jaringan sebagai pengelolaan layanan. Jaringan yang akan dibuat merupakan jaringan LAN dengan menggunakan topologi STAR. Secara fisik jaringan akan saling terhubung antar komputer yang satu dengan komputer yang lain dan akan terhubung dengan salah satu komputer server. komputer yang ada diletakan dalam satu ruangan atau lokasi yang sama tetapi terpisah dengan komputer servernya. Kemudian untuk memudahkan layanan informasi pada Rumah Warna juga akan dibangun infrastruktur hotspot area, untuk itu agar bisa diakses oleh semua pekerja atau pelanggan yang ada disekitar kantor produksi Rumah Warna maka jaringan akan dihubungkan dengan memanfaatkan teknologi wireless.
Untuk pengelolaan manajemen Rumah Warna akan dibangun sistem informasi yang berfungsi sebagai POS (Point of Sales) pada masing-masing bagian pekerjaan, sehingga dalam menjalankan produksi dari Rumah Warna dan proses transaksi yang terjadi dapat dimonitoring dan dikontrol dengan baik oleh pimpinan Rumah Warna dengan teknologi jaringan berbasis Client Server.
1.2. Deskripsi Rumah Warna
Rumah Warna adalah sebuah industri kreatif pernak-pernik remaja putri dari main product tas dan frame. Produk yang dihasilkan Rumah Warna merupakan produk original yang dihasilkan dari pemikiran kreatif team, dengan menginspirasi dari dunia fashion, trend, gaya hidup dan perkembangan budaya pop sehingga lebih dinamis dan tidak lekang ditelan jaman. Kantor Produksi Rumah Warna berlokasi di Jl. Kemuning sawit sari, Condong Catur, Depok, Sleman Yogyakarta. Dengan lokasi yang strategis dan mudah dicari oleh pelanggan maka setiap hari keadaan Rumah Warna selalu ramai dikunjungi oleh pelanggan yang akan melakukan pemesanan produk dengan design dari pelanggan sendiri atau yang sudah ada di Rumah Warna, serta mitra bisnis yang akan melakukan kerjasama dengan Rumah Warna. Didalam Kantor Produksi rumah warna ini terdiri dari bebarapa bagian seperti, Bagian Produksi, Bagian Pemesanan, Bagian Perancangan Design, Bagian Penjualan, Bagian Promosi dan lain-lain, yang dari semuanya saling terkait dan bekerjasama untuk menghasilkan suatu produk yang memiliki mutu dan kualitas yang tinggi.
1.3. Rincian Proyek
Setelah meninjau dan mempelajari kebutuhan jaringan dan sistem informasi pada Rumah Warna membutuhkan dana sebesar 100.000.000 dengan rincian peripheral yang dibutuhkan sebagai berikut :

 ya,..cukup seperti itu dulu yang dapat saya sampaikan, untuk lebih lengkapnya teman-teman bisa langsung download disini.

Hotel & Restoran di Kabupaten Cilacap

Teringat dari mata kuliah yang wajib di ikuti oleh mahasiswa di Universitas Teknologi Yogyakarta sebagai syarat mengambil Proyek Tugas Akhir maka di wajibkan untuk mengambil mata kuliah Kerja Praktik. pada awal nya bingung mau mengambil judul apa, akhir nya dari beberapa pikiran terbesit ingin menampilkan informasi panduan wisata Kabupaten Cilacap dengan memanfaatkan aplikasi android.


Dari hasil pengambilan data di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap saya mendapat informasi Lokasi Hotel dan Restoran yang terdapat di wilayah Kabupaten Cilacap.

Berikut Informasi Lokasi Hotel dan Restoran yang ada di Kabupaten Cilacap :

HOTEL BERBINTANG
Hotel Wijayakusuma***
Jln. A. Yani No. 12 Cilacap
Telp. (0280) 534871
Mutiara Hotel***
Jln. Gatot Subroto 136 Cilacap
Telp. (0280) 531545
Hotel Tiga Intan**
Jln. RE. Martadinata No. 192 Cilacap
Telp. (0280) 520866
Hotel Cilacap Indah**
Jln. Jend. Soedirman Cilacap
Telp. (0280) 533543
Hotel Kenanga Indah*
Jln. Kapten Suyono Majenang
Telp. ( 0280 ) 621123
Hotel Nusantara*
Jln. Dr. Soetomo Cilacap
Telp. (0280) 532506
Hotel Delima*
Jln. Jend. Sudirman No.3 Cilacap
Telp. (0280) 533410 - 535023
Hotel Paradise*
Jln. A. Yani No. 7 Sidareja
Telp. (0280) 542608 - 524609

HOTEL MELATI
Hotel Borobudur
Jln. Diponegoro No. 51 Majenang
Telp. (0280) 621345
Hotel Saraswati
Jln. Rajiman No. 55  Cialcap
Telp. (0282) 542938
Hotel Anggrek
Jln. Anggrek No. 16 Cilacap
Telp. (0282) 533835
Hotel Harnita Agung
Jln. Gatot Subroto No. 88 Cilacap
Telp. (0282) 533876
Hotel Husadha
Jln. Sirkaya No. 25 Cilacap
Telp. (0282) 533176
Hotel Julias
Jln. Pemintalan No. 50 Cilacap
Telp. (0282) 533784
Hotel Teluk Penyu
Jln. Dr. Wahidin No. 42 - 57 Cilacap
Telp. (0282) 534304
Hotel Tjipto Rini
Jln. Boedi Oetomo No. 6 Cilacap

Hotel Kebon Manis
Jln. Perintis Kemerdekaan No. 25 Cilacap
Telp. (0282) 545699

Hotel Marina
Jln. Boedi Oetomo No. 99 Cilacap
Telp. (0282) 535533
Hotel Cipto Arum
Jln. Dr. Cipto Cilacap
Telp. (0282) 540842
Hotel Santi Sanjaya
Jln. Let. Jend. Suprapto Cilacap
Telp. (0282) 533781
Hotel Ramayana
Jln. Gatot Subroto No. 99 A Cilacap
Telp. (0282) 534315
Hotel Bhima Indah
Jln. Bhima No. 105 Cilacap
Telp. (0282) 535568
Hotel Sederhana
Jln. Flores No. 89 Cilacap
Hotel SriKandi
Jln. Gatoto Subroto No. 78 Cilacap
Telp. (0282) 533722
Hotel Sri Rahayu
Jln. Kapten Sugiono Majenang
Hotel Srandil
Jln. Stasiun 54 Kroya
Telp. (0282) 494129 – 494801
Hotel Sidodadi
Jln. R. Haris Munandar 3 Kroya
Telp. (0282) 494267
Hotel Setia
Jln. Stasiun 11 Kroya
Telp. (0282) 494106
Hotel Arafah
Jln. Jend. Sudirman Cilacap
Telp. (0282) 533646
Hotel Arimbi
Jln. Perintis Kemerdekaan No. 10 Cilacap
Telp. (0282) 541686
Hotel Asri
Jln. Rambutan No. 38 Cilacap
Telp. (0282) 534962
Hotel Mekar Mulya
Jln. Jendral Sudirman No. 7 Sidareja
Telp. (0280) 523121

Hotel Damai
Jln. Rambutan No. 52 Cilacap
Telp. (0282) 534359
Hotel Murni
Jln. Pasar No. 10/323 Cilacap
Telp. (0282) 532917
Hotel Pojok
Jln. Pasar No. 4 Cilacap
Telp. (0282) 536102
Hotel Lima
Jln. Nangka Cilacap
Telp. (0282) 535346
Hotel Penny Vijaya
Jln. Suprapto No. 10 Cilacap
Hotel Tanjung Permata
Jln. Tanjung Cilacap
Telp. (0282) 5384825
Hotel Wijaya Inn
Jln. Perintis Kemerdekaan No. 149 Cilacap
Hotel Meilias
Jln. MT. Haryono No. 71 Cilacap
Telp. (0282) 532393

RUMAH MAKAN
Ayu Rumah Makan
Jl Letjen MT Haryono Kawasan Industri Lomanis Kios 1 CILACAP
Telp : 0282 545024
Ambo Rumah Makan
Jl Letjen MT Haryono 70 RT 001/02,Lomanis, CILACAP
Telp : 0282 546210

Arum Rumah Makan
Jl Raya Jeruk Legi 90,,Jeruklegi
CILACAP
Telp : 0282 547009

Kaho Rumah Makan
Jl Kapt L Wiratno 17 RT 006/12,Tambakreja, CILACAP
Telp : 0282 534787
Solo Rumah Makan
Jl Letjen MT Haryono 37 RT 001/04,Tambakreja, CILACAP
Telp : 0282 538372
DBest Rumah Makan
Jl Jend A Yani 47,Tambakreja, CILACAP
Telp : 0282 534115
Mitra Rumah Makan
Jl Jend A Yani 46-B,Sidakaya, CILACAP
Telp : 0282 534935
Murni Rumah Makan
Jl Mayjen Sutoyo 42 RT 001/07,Sidakaya,Cilacap Selatan CILACAP
Telp : 0282 531608
Sante Rumah Makan
Jl Mayjen Sutoyo 63 RT 001/03,Sidakaya, CILACAP
Telp : 0282 533039
Famili Rumah Makan
Jl Jend Sudirman 130,Donan, CILACAP
Telp : 0282 531539
Mirasa Rumah Makan
Jl Letjen MT Haryono 94 RT 001/02,Tegalreja, CILACAP
Telp : 0282 538266
Pahala Rumah Makan
Jl Laks L RE Martadinata 220 RT 002/10,Tambakreja, CILACAP
Telp : 0282 535017
Tojoyo Rumah Makan
Jl Letjen S Parman 38,Sidanegara, CILACAP
Telp : 0282 533095
Andalan Rumah Makan
Jl Kauman 20 RT 001/01,Sidanegara, CILACAP
Telp : 0282 533486
Andalas Rumah Makan
Jl Jend Gatot Subroto 331 RT 001/08,Gunung Simping, CILACAP
Telp : 0282 545381
Kartika Rumah Makan
Jl Mayjen DI Panjaitan 25 RT 001/05,Donan, CILACAP
Telp : 0282 533362
Sahabat Rumah Makan
Jl Mayjen Sutoyo 79, CILACAP
Telp : 0282 534195
Srijaya Rumah Makan
Jl Raya Jeruk Legi 91 RT 002/05, CILACAP
Telp : 0282 546790
Adem Ayem Rumah Makan
Jl Intan 12,Karangtalun,Cilacap Utara, CILACAP
Telp : 0282 545348
Sido Roso Rumah Makan
Jl Rinjani 47-B RT 003/03,Sidanegara, CILACAP
Telp : 0282 548027
Ganda Sari Rumah Makan
Jl Tidar 29 RT 002/06,Sidanegara, CILACAP
Telp : 0282 533107
Harum Sari Rumah Makan
Jl Jend Gatot Subroto 304 RT 004/08,Gunung Simping, CILACAP
Telp : 0282 543308
Mbak Sarun Rumah Makan
Jl Letjen Suprapto 65 CILACAP
Telp : 0282 534519
Mekar Sari Rumah Makan
Jl Jend Gatot Subroto 31,Gunung Simping, CILACAP
Telp : 0282 532487
Ragil Jaya Rumah Makan
Jl Mayjen DI Panjaitan 59 RT 004/06, CILACAP
Telp : 0282 534581
Jaya Selalu Rumah Makan
Jl Kalidonan 29,Donan, CILACAP
Telp : 0282 542412
Sate Seleko Rumah Makan
Jl Jend Gatot Subroto 185, CILACAP
Telp : 0282 5070212
Aroma Rumah Makan Taman
Jl Letjen Suprapto 1 RT 001/05,Sidanegara, CILACAP
Telp : 0282 532220
Kencana Asri Rumah Makan
Jl Jend Gatot Subroto 52 RT 001/01,Sidanegara, CILACAP
Telp : 0282 520952
Minang Saiyo Rumah Makan
Jl Letjen MT Haryono 56 RT 001/02,Tegalreja, CILACAP
Telp : 0282 520845
Pondok Rejeki Rumah Makan
Jl Tanjung 66,Sidakaya, CILACAP
Telp : 0282 531358
Pondok Selera Rumah Makan
Jl Kauman 33-A RT 005/07,Tegalreja, CILACAP
Telp : 0282 533476
Cipta Sari Rasa Rumah Makan
Jl Letjen MT Haryono Kawasan Industri Cilacap Bl T/100 CILACAP
Telp : 0282 546168

Kurnia Warung Makan
Jl Kelud 15 RT 007/01,Sidanegara, CILACAP
Telp : 0282 532752
Tambah Warung Makan
Jl Jend Gatot Subroto 90 RT 005/11, CILACAP
Telp : 0282 535468
Sios Raos Warung Makan
Jl Jend Urip Sumoharjo 271 RT 001/15,Gumilir, CILACAP
Telp : 0282 547805
Ulam Sari Warung Makan
Jl Budi Utomo 37 RT 006/09,Sidakaya, CILACAP
Telp : 0282 532475